Profil PS Peternakan

Program Studi (PS) Peternakan di lingkungan Faperta Unbar boleh dibilang si bungsu, karena keberadaannya muncul paling belakang dibandingkan dengan PS yang lain. Proses pendirian pun tidak terlalu mengalami proses kesepakatan yang terlalu panjang antara pimpinan Faperta dengan pencetus ide. Hal ini bisa dipahami karena pendiriannya didasari oleh perpaduan antara prospek pasar dan idealisme dosen. Dengan didukung oleh pimpinan, Badan Pelaksana dan dosen Fakultas Peternakan dari PTN yang kebetulan mengajar di Faperta Unbar, akhirnya pada tahun 1984 bendera PS Peternakan Faperta Unbar dikibarkan.

Seperti yang diperkirakan semula, PS ini mengalami perkembangan yang relative pesat yang diawali oleh perolehan status “terdaftar” dari Depdikbud waktu itu. Saat ini PS Peternakan telah menghasilkan lulusan yang banyak berkiprah di instansi swasta maupun pemerintahan serta tidak sedikit yang menjadi pengusaha peternakan yang sukses. Disisi lain fasilitas yang disediakan untuk proses belajar mengajarpun terus dikembangkan melalui kerja sama kelembagaan dengan instansi lain, seiring dengan recruiting dosen berkualifikasi memadai yang berasal dari dosen Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tionggi Swasta (PTS) yang berminat mengajar di PS ini. Itulah sebabnya PS ini mampu mempertahan status terakreditasinya dalam penilaian kedua kalinya oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Tahun 2007 lalu.

Seperti diketahui bahwa program studi yang terakreditasi diberi kewenangan penuh dalam melaksanakan proses belajar mengajarnya tanpa harus mengikuti Ujian Negara bagi Alumnusnya dengan keberlakuan ijasah sama dengan perguruan tinggi yang terakreditasi lainnya khususnya Perguruan Tinggi Negeri. Program Studi yang saat ini ketuai oleh Ir. Tedi Ahdiat, M.Pt dan akrab dipanggil Apih itu, bahkan mampu mengungguli program Studi lainnya d lingkungan Faperta Unbar dalam hal jumlah mahasiswa. Kondisi ini mengindikasikan bahwa PS Peternakan masih mempunyai prospek pengembangan yang sangat baik terutama bagi perkembangan pembangunan petenakan di Indonesia yang masih membutuhkan tenaga sarjana peternakan. Dalam upaya mengimbangi kebutuhan tenaga ahli peternakan yang harus terus mengikuti perkembangan keilmuan dan pengguna (users),

PS ini sedang mempersiapkan kurikulum yang terbaru. Proses penyusunannya sudah dalam taraf draft untuk sesegera mungkin disetujui oleh Senat Fakultas. Selamat untuk Program Studi Peternakan Faperta Unbar atas prestasi yang selama ini dicapai. Semoga lebih maju !! Amin.

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.